Sebagian besar prodi kesehatan sudah menyusun capaian pembelajaran, tetapi pengelolaannya sering berhenti di dokumen dan spreadsheet. Ketika akreditasi mendekat, tim prodi baru mengumpulkan bukti satu per satu. Artikel ini menjelaskan rantai OBE dan apa yang perlu bisa dilakukan sistem akademik agar bukti itu terkumpul sepanjang semester.
Rantai OBE dalam satu kalimat
Profil lulusan menurunkan CPL (capaian pembelajaran lulusan). CPL dipetakan ke mata kuliah, dan tiap mata kuliah punya CPMK (capaian pembelajaran mata kuliah). CPMK diukur lewat penilaian, hasilnya terkumpul sebagai portofolio mahasiswa, dan ringkasannya tercantum di SKPI.
Yang sering salah di prodi kesehatan
- Pemetaan hanya di dokumen. Pemetaan CPL ke mata kuliah ada di Excel, sementara nilai ada di sistem lain. Akibatnya capaian per mahasiswa tidak bisa dihitung.
- RPS tidak sinkron dengan penilaian. Bobot di RPS berbeda dengan komponen nilai yang diinput dosen.
- Kurikulum lama dan baru bercampur. Mahasiswa angkatan lama tidak otomatis ikut kurikulum OBE baru, dan sistem harus bisa memisahkannya.
Yang perlu bisa dilakukan SIAKAD
- Kurikulum OBE per kurikulum. OBE dinyalakan untuk kurikulum tertentu, tanpa mengubah angkatan yang memakai kurikulum lama.
- Pemetaan CPL ke mata kuliah dan CPMK. Disimpan di sistem, bukan di lampiran.
- RPS. Rencana pembelajaran tersimpan per mata kuliah dan terhubung ke CPMK.
- Penilaian per CPMK. Dosen menginput nilai sesuai komponen, dan sistem menghitung capaian.
- Portofolio dan SKPI. Capaian dan kegiatan mahasiswa terkumpul dan bisa dicetak.
Pertanyaan untuk vendor
- Apakah OBE bisa dinyalakan per kurikulum, atau berlaku global?
- Siapa yang boleh mengubah pemetaan, dan apakah perubahan tercatat?
- Bisakah dosen dibatasi hanya pada mata kuliah yang dipetakan kepadanya?
- Apakah ada contoh laporan capaian yang bisa dipakai untuk bahan akreditasi?
Fitur OBE di Sisfo Akademik (CPL, CPMK, RPS, portofolio, dan SKPI) dijelaskan di halaman fitur OBE. Untuk gambaran data akreditasi, baca menyiapkan data akreditasi dari sistem akademik.
Contoh rantai capaian (ilustrasi)
Berikut ilustrasi untuk prodi keperawatan. Ini contoh yang disederhanakan agar rantainya mudah dibayangkan, bukan data dari kampus tertentu.
| Tingkat | Contoh |
|---|---|
| CPL | Mampu melakukan asuhan keperawatan dasar sesuai standar |
| Mata kuliah | Keperawatan Dasar |
| CPMK | Mampu melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital dengan prosedur yang benar |
| Penilaian | Ujian praktik di laboratorium keterampilan (komponen nilai praktik) |
| Bukti | Nilai praktik masuk ke portofolio mahasiswa dan SKPI |
Siapa mengerjakan apa
| Peran | Tanggung jawab |
|---|---|
| Ketua prodi | Menetapkan CPL dan pemetaannya ke mata kuliah |
| Dosen pengampu | Menyusun RPS dan CPMK, menginput nilai per komponen |
| Staf prodi / BAAK | Memastikan kurikulum, kelas, dan data nilai konsisten |
| Mahasiswa | Melihat capaian dan melengkapi kegiatan untuk portofolio |
Langkah memulai di prodi yang belum OBE
- Pilih satu kurikulum. Jangan menyalakan OBE untuk semua angkatan sekaligus. Mulai dari kurikulum yang sedang disiapkan atau angkatan baru.
- Susun CPL dan pemetaan. Pakai dokumen yang sudah ada, lalu pindahkan ke sistem.
- Lengkapi RPS dan CPMK untuk mata kuliah semester pertama dulu.
- Latih dosen. Satu sesi pendek untuk cara menginput nilai per komponen.
- Tinjau di akhir semester. Lihat apakah capaian per CPL bisa dibaca dan perbaiki pemetaan yang janggal.
Kesalahan umum saat beralih ke OBE
- CPMK terlalu banyak sehingga tidak bisa diukur. Cukup beberapa CPMK yang jelas per mata kuliah.
- Bobot penilaian di RPS berbeda dengan komponen nilai di sistem.
- Pemetaan berubah tanpa catatan, sehingga data antar-semester tidak bisa dibandingkan.