Lewati ke konten

Menyiapkan Data Akreditasi LAM-PTKes dari Sistem Akademik

3 menit baca

Prodi kesehatan diakreditasi oleh lembaga akreditasi yang menilai kurikulum, proses pembelajaran, sumber daya, dan luaran lulusan. Banyak tim prodi baru mengumpulkan data ketika jadwal akreditasi sudah dekat. Kalau sistem akademik menyimpan datanya dengan rapi sepanjang tahun, pekerjaan itu jauh lebih ringan.

Catatan. Instrumen dan format data akreditasi diperbarui dari waktu ke waktu. Selalu acu pedoman dan instrumen terbaru dari lembaga akreditasi yang menilai prodi Anda. Artikel ini hanya menunjukkan jenis data yang umumnya bersumber dari sistem akademik.

Jenis data yang umumnya bersumber dari SIAKAD

Kelompok data Contoh
Mahasiswa Jumlah pendaftar dan mahasiswa aktif per angkatan, status mahasiswa
Kurikulum Daftar mata kuliah, SKS, CPL, CPMK, RPS
Proses pembelajaran Jadwal, kehadiran, nilai, dan monitor kelengkapan nilai
Dosen Beban mengajar dan data kepegawaian
Luaran lulusan Masa studi, IPK, jumlah lulusan, yudisium, SKPI
Kegiatan lapangan Praktik, PKL, KKN, dan tugas akhir

Cara mengumpulkan data sepanjang semester

  1. Tetapkan data yang rutin diekspor. Misalnya rekap mahasiswa, nilai, dan kelulusan tiap akhir semester, disimpan dengan penamaan yang konsisten.
  2. Jaga konsistensi dengan Feeder. Angka di sistem kampus dan di PDDikti sebaiknya sama, karena asesor sering membandingkannya.
  3. Simpan bukti capaian. Bila prodi memakai OBE, kumpulkan portofolio dan capaian per CPL, bukan hanya nilai akhir.
  4. Tunjuk penanggung jawab data. Satu orang per prodi yang memeriksa kebenaran angka sebelum dipakai.

Pertanyaan untuk vendor

  • Laporan apa yang tersedia dan bisa diunduh dalam bentuk spreadsheet?
  • Bisakah data historis dari sistem lama dipindahkan, supaya tren beberapa tahun terlihat?
  • Apakah ada log perubahan data nilai atau status mahasiswa?

Dasar data akreditasi adalah kurikulum dan pelaporan yang rapi. Baca juga kurikulum OBE di prodi kesehatan dan checklist pelaporan PDDikti. Fitur di Sisfo Akademik bisa dilihat di halaman fitur.

Rencana kerja setahun sebelum akreditasi

Waktu Fokus
12 bulan sebelum Tinjau instrumen terbaru, tentukan penanggung jawab data per prodi
9 bulan sebelum Periksa konsistensi data mahasiswa, dosen, dan kurikulum antara SIAKAD dan PDDikti
6 bulan sebelum Lengkapi bukti capaian pembelajaran dan kegiatan lapangan
3 bulan sebelum Ekspor rekap, susun tabel data, dan uji pertanyaan yang mungkin diajukan asesor
1 bulan sebelum Pengecekan akhir, tanpa perubahan data besar

Pertanyaan yang sering muncul dari asesor

  • Berapa rata-rata masa studi dan bagaimana tren kelulusan tepat waktu?
  • Bagaimana capaian lulusan diukur dan dipantau?
  • Apakah kurikulum ditinjau secara berkala dan apa buktinya?
  • Bagaimana kegiatan praktik dan tugas akhir dibimbing serta dinilai?

Sistem akademik yang menyimpan data lengkap membantu menjawabnya dengan angka, bukan perkiraan.

Kesalahan yang sebaiknya dihindari

  • Mengubah data historis menjelang visitasi tanpa catatan.
  • Angka yang berbeda di dokumen, SIAKAD, dan PDDikti.
  • Bukti capaian yang hanya berupa nilai akhir tanpa rincian komponen.
  • Data ada, tetapi tidak ada orang yang tahu cara mengambilnya.

Pertanyaan umum

Apakah SIAKAD otomatis menyiapkan dokumen akreditasi?
Tidak ada sistem yang otomatis menyusun seluruh dokumen akreditasi. SIAKAD menyediakan data akademik yang rapi, dan tim prodi tetap menyusun narasi dan analisisnya.
Kapan sebaiknya mulai mengumpulkan data?
Sejak awal semester, bukan menjelang visitasi. Rutinkan ekspor rekap di akhir tiap semester.
Apakah data di SIAKAD harus sama dengan PDDikti?
Sebaiknya ya. Perbedaan angka antara sistem kampus dan PDDikti sering memunculkan pertanyaan dari asesor.
Chat demo